Beranda > Ngaji, Referensi & Literatur > ABÛ SYUJA’ DAN MATAN AL-TAQRÎB

ABÛ SYUJA’ DAN MATAN AL-TAQRÎB

Abu al-Thayyib Ahmad bin al-Husayn bin Ahmad al-Ashfihâni adalah nama lengkapnya, populer dengan sebutan Abû Syuja’. Terlahir di Basrah pada tahun 433 H. (ada yang mengatakan 434 H.) Selain alim, ulama’ pengarang kitab matan Al-Taqrîb ini adalah seorang yang shaleh, dermawan dan rendah hati. Saat bermukim di Madinah, beliau sering menyapu masjid Nabawi, menyalakan lampunya serta merawat makam Rasul yang mulia. Sempat juga memegang jabatan Qadli dan Wazir. Beliau tutup usia pada tahun 488 H. (ada yang mengatakan tahun 500 H. Dan 593) dan dimakamkan di masjid dekat makam Rasul.

Karya monumentalnya adalah Al-Taqrîb atau Ghâyah al-Ikhtishâr, sebuah kitab ringkas dan padat, yang mengundang sejumlah ulama’ generasi setelahnya untuk mengomentarnya dalam bentuk syarh maupun hasyiyah, bahkan me-nazham-kannya. Diantara karya komentar atas Al-Taqrîb adalah Fath al-Qarîb karya Abu Abdillah Muhammad bin Qâsim al-Ghazi (w. 918); Al-Iqnâ’ karya, Syihâbuddîn Ahmad bin Muhammad bin Muhammad (Ibn Abdissalâm) (w. 931 H.); Kifayah al-Akhyâr karya Taqiyyuddîn Abû Bakar bin Muhammad al-Hishni (w. 839 H.); Tuhfah al-Labîb karya Al-Hâfizh Ibn Daqîq al-‘Îd (w. 702 H).

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: