Arsip

Archive for the ‘Fiqh, Ushul & Qa’idah’ Category

Khuthbah Jum’at, Apa dan Bagaimana?

10 Januari 2012 1 komentar

Secara harfiah, khuthbah berarti ucapan yang tersebar, yang digunakan sebagai bahan ceramah oleh seseorang yang fasih ucapannya pada sekelompok orang agar patuh. Dalam istilah fiqh, khuthbah adalah ucapan-ucapan tersusun yang berisi petuah dan penyampaian pesan dengan sifat-sifat tertentu. Ada beberapa jenis khuthbah yang disyari‘atkan yaitu
1.    Khuthbah Jum‘at.
2.    Khuthbah Idul Fitri.
3.    Khuthbah Idul Adlha.
4.    Khuthbah Kusuf (gerhana matahari).
5.    Khuthbah Khusuf (gerhana rembulan).
6.    Khuthbah Istisqo’. Read more…

Berobat dengan Benda Najis atau Haram

10 Januari 2012 Tinggalkan Komentar

Islam menaruh perhatian cukup besar dalam hal pemeliharaan kesehatan. Sekian keringanan disyari’atkan untuk menjaga kesehatan. Bagi orang yang bepergian jauh, diperbolehkan tidak berpuasa Ramadan, karena kondisi bepergian akan menguras energi fisik, sementara dengan berpuasa, asupan energi terbatasi. Bagi orang sakit, yang dalam kondisi lemah fisiknya, boleh tidak berpuasa, agar penyakitnya tidak semakin parah. Dan sekian banyak contoh partikular lainnya. Termasuk juga berobat bagi orang yang sakit.

Secara umum, upaya pengobatan adalah legal secara syari’at, sebagaimana menjadi ijma’ para ulama’. Kalangan Syafi’iyyah menyatakan bahwa berobat hukumnya sunnah, berdasarkan sekian banyak hadis yang menganjurkannya. Meski demikian, seandainya seseorang yang sakit, tidak melakukan pengobatan dengan motif tawakkal, maka hal inipun masih dianggap sebagai sebuah keutamaan. Jika seseorang yang sakit tidak berobat, hingga pada akhirnya meninggal dunia, maka dia tidak dinyatakan berdosa akibat keengganannya. Beda halnya dengan seseorang dalam kondisi amat lapar, yang seandainya dia tidak makan, maka akan mati, tetapi dia enggan makan, dan pada akhirnya meninggal dunia, maka orang ini dinyatakan berdosa. Hal ini karena peranan makanan hampir bisa dipastikan sebagai penyambung hidup. Lain halnya peranan obat bagi orang yang sakit, keberadaannya belum bisa dipastikan menjadi penyebab kesembuhan dan keberlangsungan hidup. Korelasi berobat dengan kesembuhan masih dalam taraf dhann (dugaan, asumsi).

Read more…

Dilema Poligami, Karena Wanita Tak Ingin Dimadu

10 September 2011 Tinggalkan Komentar

Tulisan ini tak hendak berpolemik tentang kontroversi hukum seputar poligami, apalagi berwacana liberal. Tulisan ini sekedar mengajak pembaca, khususnya para lelaki, agar memahami permasalahan ini dari sudut pandang realitas, secara sepesifik dari sudut pandang psikologi dan perasaan wanita; bagaimana perasaan mereka tatkala pasangan terkasihnya membagi cinta? Bayangkan, anda seorang wanita yang memiliki perasaan peka, yang cinta tulus penuhnya terbalas separuh, sepertiga, bahkan seperempatnya, karena harus berbagi dengan seorang madu, atau dua bahkan tiga orang madu lainnya. Read more…

Niat Puasa (Bagian 2 – Kajian Komparatif) : Nawaitu, Bid’ahkah?

31 Juli 2011 1 komentar

Dengan pengetahuan, seseorang akan bersikap secara proporsional. Keterkejutan sempat melanda, tatkala sebagian kalangan menyatakan bahwa mengucapkan niat dengan “Nawaitu” adalah bid’ah, dan bahkan dalam keterangan lanjutan, lebih heboh lagi, pelakunya layak di-ta’zir dan diingatkan dengan keras. Sebegitu hebohkah? Ternyata setelah ditelusuri, ada sejumlah fakta. Tidak sepenuhnya benar, meski ada juga keterangan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah yang menyatakan peringatan senada. Tulisan ini  sedikit mendudukkannya, semoga seimbang. Oya.. Sebelum lebih jauh terjadi salah faham, bahwa fokus kajian ini adalah tentang pengucapan niat. Adapun tentang niat, telah terjadi ijma’, alias semua ulama’ sepakat, bahwa NIAT ADALAH DALAM HATI. Read more…

Niat Puasa (Bagian 1 – Kajian Praktis)

Marhaban yaa Ramadan!! Awal yang baik dengan sambutan gembira atas kedatangan bulan suci ini, selayaknya berkelanjutan pada pembekalan diri dengan ilmunya. Semoga kita dianugerahi kekuatan dalam  meniti rangkaian ibadah di bulan Ramadan ini dengan benar, dan semoga kita benar-benar meraih buah itu, TAQWA! La’allakum tattaqûn… Amiin..

Niat adalah ruh segala macam tindakan hamba. Terkait keabsahan puasa, dan juga shalat serta ibadah-ibadah lainnya, niat menjadi komponen mutlak. Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.